asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.1524+0.0071 ( +4.89% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT63,554.5+493.77 ( +0.78% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,901.31+20.15 ( +1.07% )
tether usd iconhumanity protocol iconHUSDT0.10671-0.0593 ( -35.72% )
tether usd iconhemi iconHEMIUSDT0.0062-0.00252 ( -28.9% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT59.678+2.21 ( +3.84% )
tether usd iconportal iconPORTALUSDT0.0165+0.00501 ( +43.6% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT75.79+0.36 ( +0.48% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.03731+0.00472 ( +14.48% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

CIO Bitwise Yakin Industri Kripto Tetap Melaju Meski RUU Clarity Act Tertunda

User
August 6, 2026 | 04:16 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
August 6, 2026 | 04:16 WIB
CIO Bitwise Yakin Industri Kripto Tetap Melaju Meski RUU Clarity Act Tertunda

Chief Investment Officer (CIO) Bitwise, Matt Hougan, menilai bahwa industri kripto akan terus berkembang serta berpotensi mempertahankan arah bullish meskipun Kongres Amerika Serikat gagal mengesahkan RUU Clarity Act sebelum masa reses Senat pada Agustus ini, menurut laporan memo analisis Bitwise yang diterbitkan Selasa (4/8). RUU struktur pasar tersebut dirancang untuk memberikan kerangka regulasi komprehensif bagi aset digital di AS sekaligus membagi wewenang pengawasan antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

​Berdasarkan jadwal resmi Senat, para senator perlu mengajukan permohonan penutupan debat (cloture) paling lambat Rabu agar RUU ini dapat dipungut suaranya sebelum masa reses dimulai pada 10 Agustus hingga 11 September. Namun, pembaruan sidang Senat hingga Rabu sore belum menunjukkan adanya pengajuan cloture untuk Clarity Act. Meski berpotensi masuk ke fase penundaan, Hougan optimistis pembahasan dapat dilanjutkan kembali saat Senat beraktivitas pada September atau disisipkan dalam paket legislatif akhir tahun.

​Meskipun penundaan regulasi dapat membuat sebagian investor profesional bersikap hati-hati, Hougan menegaskan bahwa absennya undang-undang dari Kongres tidak akan menghentikan inovasi. SEC di bawah kepemimpinan Ketua Paul Atkins dinilai siap menyusun aturan badan yang mendukung perkembangan industri. Kendati kerangka kerja berbasis regulasi lembaga lebih rentan diubah oleh pimpinan administrasi mendatang, pertumbuhan adopsi aset tertokenisasi, stablecoin, ETF kripto, dan layanan keuangan berbasis blockchain dinilai sudah sulit untuk dibalikkan.

​Pengesahan RUU Clarity Act memang akan menjadi katalis utama bagi tren bullish baru di pasar kripto. Namun, integrasi aset digital ke dalam sistem keuangan global akan terus berjalan secara independen dari dinamika politik di Washington. Proses migrasi sektor keuangan menuju sistem on-chain dan adopsi dari lembaga keuangan besar akan tetap berlanjut terlepas dari keputusan Senat sebelum reses.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan