asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.228+0.0739 ( +47.96% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT64,678.9+384.48 ( +0.6% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,915.48+11.05 ( +0.58% )
tether usd iconheima iconHEIUSDT0.1361+0.0067 ( +5.18% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT58.462-0.7 ( -1.18% )
tether usd iconparcl iconPRCLUSDT0.010667+0.006213 ( +139.49% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT77.09+1.36 ( +1.8% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.6511-0.0214 ( -3.18% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.0411-0.00527 ( -11.37% )
Powered by
powered by triv
News - Technology

SpaceX Gandeng Nvidia untuk Garap Pusat Data AI di Luar Angkasa

User
August 5, 2026 | 05:25 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
August 5, 2026 | 05:25 WIB
SpaceX Gandeng Nvidia untuk Garap Pusat Data AI di Luar Angkasa

SpaceX resmi menjalin kemitraan strategis dengan Nvidia untuk merancang sistem komputasi pada satelit data center berbasis kecerdasan buatan miliknya, Starmind AI1. Lewat rilis resmi pada Selasa (4/8), setiap satelit Starmind rencananya akan dibekali kombinasi chip GPU Rubin dan CPU Vera dari Nvidia. Langkah ini menjadikan SpaceX sebagai pelanggan terbesar di lini komputasi ruang angkasa milik Nvidia, yang diproyeksikan mulai memproduksi chip versi modul Space-1 secara massal pada musim gugur mendatang.

​Inisiatif Starmind merupakan bagian dari rencana besar SpaceX untuk membangun jaringan pusat data berbasis orbit yang terhubung dengan teknologi laser petabit. Perusahaan besutan Elon Musk tersebut sebelumnya telah mengajukan izin kepada Federal Communications Commission (FCC) untuk meluncurkan hingga satu juta satelit data center di ketinggian 500 hingga 2.000 kilometer. Kehadiran modul chip generasi baru dari Nvidia diklaim menawarkan kemampuan komputasi AI hingga 25 kali lipat dibandingkan arsitektur H100 GPU sebelumnya.

​Pengumuman kerja sama ini langsung memberikan dorongan positif pada pergerakan kedua saham di pasar. Saham Nvidia (NVDA) menguat 3,03% ke level US212,91, sementara saham SpaceX (SPCX) melonjak 8,67% ke posisi US124,46. Penguatan ini menjadi angin segar bagi SpaceX menjelang laporan keuangan pertamanya sebagai perusahaan publik, di tengah sorotan investor terhadap besarnya kebutuhan biaya operasional serta kepastian izin dari regulator FCC.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan