asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.705-0.0044 ( -0.62% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT81,233.2+563.08 ( +0.7% )
tether usd iconbulla iconBULLAUSDT0.066125+0.00256 ( +4.02% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,358.0+14.48 ( +0.62% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT80.874-0.18 ( -0.22% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000502+0.00000051 ( +11.31% )
tether usd iconquant iconQNTUSDT199.89-0.51 ( -0.25% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT102.23+1.21 ( +1.2% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.9437+0.0195 ( +2.11% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

33 Perusahaan AS Tolak Tokenisasi Saham, Co-founder Solana dan Michael Saylor Beri Kritik Keras

User
October 29, 2026 | 02:08 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
October 29, 2026 | 02:08 WIB
33 Perusahaan AS Tolak Tokenisasi Saham, Co-founder Solana dan Michael Saylor Beri Kritik Keras

Sebanyak 33 perusahaan publik asal Amerika Serikat menyatakan penolakan agar saham mereka tidak ditokenisasi di bursa aset digital yang dirancang oleh OKX dan Intercontinental Exchange (ICE). Berdasarkan dokumen pernyataan resmi yang dirilis pada Kamis (29/10), keputusan ini diambil secara bersamaan oleh para pimpinan korporasi tersebut untuk mencegah perdagangan saham mereka dalam bentuk token kripto di platform luar bursa resmi.

​Daftar perusahaan yang menolak inisiatif ini mencakup emiten teknologi, keuangan, hingga industri konsumen. Dari sektor teknologi dan semikonduktor, terdapat nama seperti Microsoft, Alphabet, IBM, Dell, Intel, AMD, Arm Holdings, Qualcomm, hingga Broadcom. Sementara dari sektor keuangan, layanan kesehatan, dan industri terkemuka, penolakan disampaikan oleh JPMorgan, Wells Fargo, Goldman Sachs, UnitedHealth Group, McDonald's, Caterpillar, serta Coca-Cola.

​Langkah penolakan massal ini langsung memicu reaksi keras dari para pelaku industri aset digital. Co-founder Solana menyatakan bahwa jika emiten-emiten tersebut tidak mau sahamnya diperdagangkan di platform pilihan masyarakat, mereka sebaiknya mengubah status menjadi perusahaan tertutup (private). Senada dengan pandangan tersebut, Michael Saylor mengibaratkan penolakan tokenisasi ini seperti menolak masuk ke dalam indeks reksa dana, seraya menegaskan bahwa membatasi akses investor hanya akan merugikan pemegang saham.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan