Bitcoin (BTC) kembali menembus level $86.000 setelah sempat bergerak di kisaran $82.000–$85.000 pada awal Oktober. Kenaikan ini melanjutkan pemulihan BTC setelah mencatat penguatan lebih dari 40% sepanjang kuartal III 2026.
Salah satu penopang utama Bitcoin dalam beberapa pekan terakhir adalah kembalinya permintaan melalui ETF Bitcoin spot AS. Sebelum berbalik mencatat outflow, ETF tersebut membukukan sembilan hari inflow berturut-turut dengan total sekitar $3,1 miliar.
Sentimen makro juga sempat membaik setelah data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan mengurangi kekhawatiran pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed berikutnya. Namun, investor masih perlu mencermati arus ETF setelah pada 30 September terjadi net outflow sekitar $149 juta yang mengakhiri rentetan inflow tersebut.
Level $86.000 kini kembali menjadi area penting bagi BTC. Sebelumnya Bitcoin sempat mencapai sekitar $87.400 sebelum mengalami koreksi, sehingga pergerakan di area $86.000–$87.000 menjadi perhatian pasar untuk melihat apakah momentum kenaikan dapat berlanjut.


.png)
