Core developer Ethereum memutuskan untuk menunda uji coba upgrade Glamsterdam pada testnet Hoodi setelah ditemukannya celah keamanan kritis pada EIP-8037 dan EIP-8038. Berdasarkan temuan firma audit ChainSecurity pada Kamis (22/10), perubahan sistem biaya gas dalam pembaruan tersebut berisiko merusak logika koding pada smart contract dan memicu potensi peretasan di sedikitnya 13 proyek DeFi.
​Pembaruan EIP-8037 sebenarnya dirancang untuk memperbesar kapasitas jaringan Ethereum agar proses transaksi bisa berjalan lebih cepat. Namun, mekanisme pengembalian gas yang baru justru membuat sisa biaya eksekusi di dalam sistem berubah secara tak terduga, sehingga membuka celah bagi pihak tak bertanggung jawab untuk mengeksploitasi aplikasi keuangan di atas jaringan tersebut.
​Menanggapi laporan keamanan tersebut, para developer sepakat untuk mengutamakan keselamatan jaringan ketimbang mengejar target peluncuran Glamsterdam yang semula dijadwalkan pada Desember. Tim dari Ethereum Foundation bersama Ethlabs kini memanfaatkan bantuan agen AI secara kolaboratif untuk menyisir seluruh basis kode aplikasi dan memastikan sistem benar-benar aman sebelum menetapkan tanggal peluncuran yang baru.



