Protokol decentralized finance Aave secara resmi membekukan seluruh aktivitas marketnya pada Jumat (30/10). Langkah pencegahan ini diambil setelah peretas wallet Binance terdeteksi menggunakan aset hasil curian sebagai jaminan untuk mengajukan pinjaman di protokol tersebut.
​Founder Aave, Stani Kulechov, menegaskan bahwa sistem utama smart contract Aave tidak mengalami kebocoran dan seluruh posisi pinjaman pengguna dipastikan tetap aman. Kebijakan penghentian sementara ini hanya membatasi aktivitas deposit dan pinjaman baru, sementara pengguna tetap bisa menarik maupun melunasi pinjaman mereka.
​Developer Aave menyampaikan bahwa pemantauan ketat terhadap pergerakan wallet peretas terus dilakukan secara real-time. Seluruh market Aave dipastikan akan dibuka kembali secepat mungkin setelah kondisi risiko di jaringan on-chain dinilai kembali stabil.



