Hakim Distrik AS Jennifer Rochon menolak permanen gugatan hukum terhadap Hayden Davis atas skandal peluncuran token LIBRA dan M3M3. Penolakan dengan prasangka tersebut menutup kasus ini secara permanen tanpa hak banding bagi penggugat. Hakim menilai para penggugat salah memilih pendekatan hukum, undang-undang, serta fakta pendukung dalam menjerat para terdakwa dengan tuduhan pemerasan.
​Gugatan ini berakar dari peluncuran memecoin LIBRA dan M3M3 pada Februari 2025 yang dipromosikan oleh Presiden Argentina Javier Milei sebelum ambruk dan memicu kerugian lebih dari $250 juta. Melalui Kelsier Ventures, Davis dituduh merancang strategi ekstraktif dengan menahan sebagian besar suplai token untuk dijual secara masif demi mendulang keuntungan atau biasa disebut sebagai aksi rug pull. Investigasi mencatat adanya pergerakan dana jutaan dolar ke berbagai wallet kripto selama proses peradilan.
​Keputusan pengadilan turut membebaskan platform DEX Solana, Meteora, dari segala tuntutan karena berstatus sebagai produk perangkat lunak murni. Putusan ini memicu kekecewaan luas di komunitas Solana akibat tertutupnya jalur keadilan bagi trader ritel. Di sisi lain, gugatan terpisah terhadap developer Magic Eden, Euclid Labs, juga ditolak karena klausul ketentuan layanan wallet kripto melarang gugatan class action.



