asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.7031-0.0163 ( -2.27% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT83,500.0-684.42 ( -0.81% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,685.49+14.5 ( +0.54% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT87.089-4.17 ( -4.57% )
tether usd iconbenqi iconQIUSDT0.003274+0.000333 ( +11.32% )
tether usd iconquant iconQNTUSDT231.05-30.61 ( -11.7% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT118.44-2.71 ( -2.24% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.16-0.0898 ( -7.19% )
tether usd iconbittensor iconTAOUSDT304.5-16.2 ( -5.05% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

Goldman Sachs Integrasikan Dana Treasury $100 Miliar ke Jaringan Avalanche

User
September 29, 2026 | 04:44 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
September 29, 2026 | 04:44 WIB
Goldman Sachs Integrasikan Dana Treasury $100 Miliar ke Jaringan Avalanche

Goldman Sachs resmi mengintegrasikan dana Treasury senilai $100 miliar ke dalam ekosistem blockchain. Bermitra dengan platform Lynq, penyaluran dana investasi ini menggunakan jaringan privat berbasis Avalanche Layer 1.

​Diumumkan melalui rilis resmi pada Senin (28/9), langkah ini berbeda dari skema tokenisasi aset yang umumnya diadopsi di industri. Goldman Sachs langsung menggunakan arsitektur Avalanche sebagai infrastruktur settlement. Pendekatan ini memungkinkan entitas kripto institusional mengoptimalkan dana kas menganggur untuk memperoleh imbal hasil (yield) secara real-time tanpa harus mengalihkan dana ke akun makelar konvensional.

​Secara teknis, sistem ini bekerja dengan mempertahankan dana Treasury Goldman Sachs tetap dalam struktur hukum dan regulasi reksa dana pasar uang konvensional tanpa diubah menjadi token digital. Jaringan Lynq yang beroperasi di atas Avalanche Layer 1 kemudian berfungsi sebagai jalur settlement instan, di mana setiap transaksi institusi diverifikasi dan diproses langsung oleh tZERO Securities sebagai pialang yang terdaftar di SEC AS.

​Melalui skema ini, jaringan Lynq telah memfasilitasi lebih dari 30 institusi aset digital terkemuka, termasuk Wintermute, Galaxy, FalconX, B2C2, hingga Fireblocks. Strategi ini dinilai efektif meminimalisasi hambatan regulasi terkait klasifikasi token, sekaligus memberikan kepastian hukum dan fleksibilitas likuiditas bagi para pelaku pasar institusional. 

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB