HSBC resmi memberi nama stablecoin dolar Hong Kong miliknya “HSBC RedCoin”. Stablecoin tersebut ditargetkan meluncur sebelum akhir 2026, dengan penggunaan awal untuk transfer antarindividu atau P2P serta pembayaran langsung ke merchant.
RedCoin nantinya tersedia melalui aplikasi PayMe yang memiliki lebih dari 3,3 juta pengguna serta HSBC HK Mobile Banking. Setelah tahap awal, HSBC berencana memperluas penggunaannya ke kebutuhan perusahaan dan institusi. HSBC sebelumnya telah memperoleh lisensi penerbit stablecoin dari Hong Kong Monetary Authority pada April 2026.
Stablecoin tersebut akan dipatok ke dolar Hong Kong dan sepenuhnya didukung aset likuid berkualitas tinggi yang disimpan secara terpisah. Namun, RedCoin belum diterbitkan dan HSBC belum mengumumkan blockchain yang akan digunakan.
HSBC juga merilis survei terhadap 1.060 nasabah Hong Kong. Sebanyak 74% responden dapat menyebutkan setidaknya satu kegunaan stablecoin. Penggunaan untuk trading aset digital dan investasi tokenisasi berada di posisi teratas dengan 57%, disusul transfer P2P 53%, serta remitansi lintas negara dan pembayaran merchant masing-masing 52%.


.png)
