Untuk pertama kalinya, raksasa bank investasi JPMorgan Asset Management memasukkan proyeksi keuntungan Bitcoin ke dalam laporan potensi pasar jangka panjang mereka (2027 Long-Term Capital Market Assumptions). Dalam laporan yang dirilis pada Selasa (20/10), JPMorgan memperkirakan Bitcoin mampu memberikan keuntungan rata-rata sebesar 10% per tahun untuk rentang waktu 10 hingga 15 tahun ke depan. Angka ini lebih tinggi dibanding proyeksi keuntungan saham perusahaan besar di AS (7,5%) maupun emas yang diperkirakan hanya tumbuh 5,5% per tahun.
​Langkah JPMorgan ini memicu respons menarik dari Chief Investment Officer Bitwise, Matt Hougan. Melalui unggahannya di media sosial X, Hougan secara retoris memplesetkan kutipan terkenal untuk menggambarkan pergeseran sikap institusi terhadap Bitcoin: "Pertama mereka mengabaikanmu, lalu menertawakanmu, lalu melawanmu, lalu mereka memasukkanmu ke dalam dokumen Proyeksi Pasar Modal Jangka Panjang dan memprediksi kamu akan menjadi aset berkinerja terbaik dalam satu dekade ke depan."
​Meski memproyeksikan potensi imbal hasil yang tinggi, JPMorgan secara tegas belum merekomendasikan Bitcoin untuk masuk ke dalam portofolio investasi utama nasabah. Alasan utamanya adalah tingkat risiko dan fluktuasi harga (volatilitas) Bitcoin yang masih sangat tinggi, diperkirakan mencapai 55% per tahun. Sebagai perbandingan, tingkat naik-turun harga saham perusahaan besar di AS umumnya hanya berada di kisaran 18% per tahun.



