asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.766+0.031 ( +4.22% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT85,242.2+4809.1 ( +5.98% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,730.65+153.47 ( +5.96% )
tether usd icongravity iconGUSDT0.00659-0.0003 ( -4.35% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT95.869+4.52 ( +4.95% )
tether usd iconlisk iconLSKUSDT0.4088+0.0288 ( +7.58% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT116.88+8.48 ( +7.82% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.0217+0.1957 ( +23.69% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4896+0.1105 ( +8.01% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

JPMorgan Proyeksikan Bitcoin Bakal Lampaui Performa Emas

User
September 18, 2026 | 02:13 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
September 18, 2026 | 02:13 WIB
JPMorgan Proyeksikan Bitcoin Bakal Lampaui Performa Emas

​Analis JPMorgan memproyeksikan harga Bitcoin berpotensi memperoleh dukungan lebih kuat dibanding emas jika aksi hedging investor institusi pada ETF spot mulai mereda. Melalui laporan riset yang dirilis Rabu (16/9) oleh Nikolaos Panigirtzoglou beserta jajaran timnya, arus inflow ETF emas dan Bitcoin sejatinya telah kembali sejak akhir Juli terdorong tren debasement trade. Meski demikian, recovery emas bergerak jauh lebih cepat dengan membalikkan seluruh outflow yang keluar di awal tahun, sementara ETF Bitcoin baru memulihkan separuhnya.

​Tim analis JPMorgan tersebut memaparkan bahwa tertahannya laju akselerasi Bitcoin disebabkan oleh tingginya posisi short interest serta lonjakan rasio put-to-call open interest pada iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock. Posisi short pada IBIT saat ini masih bertahan mendekati level tertinggi sepanjang tahun, berbanding terbalik dengan ETF emas SPDR Gold Shares (GLD) yang tingkat short interest-nya berada di bawah rata-rata historis. Data posisi ini memperlihatkan institusi masih lebih skeptis dan defensif terhadap aset kripto, khususnya Bitcoin, dibanding emas.

​Meski sentimen jangka pendek sempat tertekan oleh lonjakan imbal hasil obligasi AS serta mandeknya pembahasan regulasi CLARITY Act, tim analis JPMorgan menilai tingginya posisi defensif tersebut justru menyimpan peluang reversal yang solid bagi Bitcoin. Jika aksi hedging investor institusi pada ETF IBIT mulai berkurang, penurunan tekanan jual itu diproyeksikan menjadi katalis likuiditas utama yang memberi dorongan harga lebih besar bagi Bitcoin hingga mampu mengungguli kinerja emas.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan