Pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio, memperingatkan Amerika Serikat berpotensi menghadapi krisis utang dalam sekitar tiga tahun jika pemerintah tidak mengubah arah kebijakan fiskalnya. Dalio memperkirakan waktunya sekitar tiga tahun, dengan rentang kemungkinan maju atau mundur dua tahun.
Kekhawatiran Dalio muncul ketika utang pemerintah AS telah menembus $40 triliun. Pemerintah juga menghadapi defisit anggaran sekitar $2 triliun, sementara pembayaran bunga utang mencapai sekitar $1 triliun per tahun.
Menurut Dalio, masalah dapat membesar ketika pemerintah terus menerbitkan utang sementara permintaan investor melemah. Kondisi tersebut dapat mendorong yield obligasi naik dan membuat biaya pembiayaan pemerintah semakin mahal.
Tekanan tersebut mulai terlihat di pasar obligasi. Yield Treasury AS tenor 10 tahun melonjak ke sekitar 5,3% pada akhir September, mendekati level tertinggi dalam hampir dua dekade, di tengah kekhawatiran terhadap inflasi dan besarnya kebutuhan pembiayaan pemerintah.
Dalio menilai salah satu jalan keluar adalah memangkas defisit anggaran menuju sekitar 3% dari PDB melalui kombinasi pengurangan belanja, peningkatan pendapatan dan penurunan biaya bunga. Namun, proyeksi krisis tiga tahun tersebut merupakan perkiraan Dalio, bukan kepastian bahwa krisis akan terjadi.


.png)
