Protokol stablecoin Ethena mengumumkan perombakan menyeluruh terhadap struktur governance dan tokenomic ekosistemnya pada Kamis, (27/8). Inisiatif strategis ini berfokus pada buyback pasokan token milik early investor melalui transaksi over-the-counter, penghentian skema monthly unlock dari venture capital, serta penataan ulang hak ekonomi developer. Langkah ini diambil untuk mengeliminasi selling pressure rutin di pasar terbuka sekaligus memastikan seluruh hak kekayaan intelektual dan arus kas protokol dialihkan penuh ke Ethena Foundation demi kepentingan para holder token ENA, bukan para shareholder di entitas Ethena Labs.
​Bersamaan dengan restrukturisasi tersebut, Ethena menggelar governance vote di platform Snapshot untuk mengaktifkan mekanisme fee switch yang telah disetujui Risk Committee. Melalui proposal ini, sebanyak 95% net profit yayasan di seluruh lini bisnis akan dialokasikan untuk mengeksekusi buyback token ENA secara otomatis di pasar terbuka setelah pasokan stablecoin USDe melampaui $7,5 miliar. Alokasi pendapatan untuk buyback ini dirancang meningkat bertahap hingga 25% seiring ekspansi suplai USDe menuju target $100 miliar dalam lima tahun ke depan, yang turut diperkuat rencana peluncuran unit bisnis baru Ethena X pekan depan.
​Perombakan fundamental dan proposal buyback tersebut langsung disambut aksi akumulasi masif di pasar kripto. Melansir data CoinGecko, harga token ENA melonjak 22,1% dalam 24 jam terakhir ke level $0,1684, dengan volume transaksi harian melesat hingga $1,45 miliar dan kapitalisasi pasar terdongkrak menjadi $1,65 miliar.



