​Upgrade besar Ethereum berikutnya, Glamsterdam, resmi diaktifkan di testnet Sepolia pada 6 Oktober 2026 pukul 13.53 UTC (epoch 353024). Peluncuran versi validator Prysm v7.2.1 ini menjadi tahap uji coba penting sebelum sistem baru diterapkan sepenuhnya di jaringan utama (mainnet).
​Pembaruan Glamsterdam berfokus membuat transaksi di Ethereum jadi lebih cepat dan efisien. Sistem ini memisahkan tugas antara pihak yang mengusulkan blok (block proposer) dan yang membuat blok (block builder), sekaligus memproses beberapa transaksi secara bersamaan (eksekusi paralel). Dengan begitu, para validator punya waktu verifikasi yang lebih lega untuk memproses transaksi dalam jumlah banyak.
​Selain mengubah sistem kerja blok, Ethereum Foundation juga menaikkan batas kapasitas pemrosesan transaksi (gas limit) dari 60 juta menjadi 200 juta. Setelah Sepolia, developer kontributor Ethereum akan mengujinya di testnet Hoodi sebelum menentukan tanggal rilis mainnet. Upgrade Glamsterdam ini merupakan kelanjutan dari upgrade Fusaka tahun lalu dan bakal disusul oleh upgrade Hegotá.
​Uji coba sistem baru ini berlangsung saat harga Ethereum (ETH) masih cenderung lesu. Berdasarkan data on-chain, ETH berada di kisaran $2.704,25 atau naik tipis 0,3% dalam 24 jam terakhir. Walau harga harian relatif stabil, performa ETH dalam jangka panjang masih terkoreksi cukup dalam, yakni turun 9,1% dalam sebulan terakhir dan terdepresiasi 41,4% dalam setahun.



