asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.7093+0.0218 ( +3.17% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT82,104.0+1084.05 ( +1.34% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,446.13+84.73 ( +3.59% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT80.977+0.98 ( +1.22% )
tether usd iconimpossible cloud network iconICNTUSDT0.1459+0.0344 ( +30.85% )
tether usd iconpump.fun iconPUMPUSDT0.004522+0.000154 ( +3.53% )
tether usd iconquant iconQNTUSDT206.54+13.02 ( +6.73% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT105.8+3.61 ( +3.53% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.0377+0.0506 ( +5.13% )
Powered by
powered by triv
News - Altcoins

Starknet Pertimbangkan Jadi Layer-1 Agar Bisa Kembangkan Teknologi Resisten Kuantum Secara Mandiri

User
October 16, 2026 | 00:34 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
October 16, 2026 | 00:34 WIB
Starknet Pertimbangkan Jadi Layer-1 Agar Bisa Kembangkan Teknologi Resisten Kuantum Secara Mandiri

Jaringan zero-knowledge rollup Starknet resmi membuka pemungutan suara tata kelola selama tujuh hari pada Kamis (15/10) untuk para pemilik token STRK. Pemungutan suara ini bertujuan untuk menentukan apakah Starknet perlu mengeksplorasi langkah transisi menjadi blockchain layer-1 independen alih-alih bertahan sebagai jaringan layer-2 di Ethereum. Langkah strategis ini diajukan agar tim developer dapat mengejar keandalan sistem keamanan resisten kuantum sesuai dengan jadwal mandiri.

​Proses pemungutan suara yang berlangsung di platform Snapshot hingga 22 Oktober ini bersifat tidak mengikat. Hasil persetujuan tidak serta-merta langsung mengesahkan migrasi jaringan, melainkan menjadi penanda dimulainya riset mendalam sebelum proposal lanjutan diajukan. Di sisi lain, penolakan usulan ini akan mempertahankan pengembangan keamanan kuantum di dalam ekosistem Ethereum, dengan penegasan bahwa STRK tetap menjadi token utama dan jembatan penghubung antar jaringan akan selalu dibuka.

​Developer utama dari StarkWare menyatakan bahwa protokol inti Starknet sebenarnya sudah memiliki ketahanan kuantum alami. Namun, ketergantungan pada jaringan Ethereum untuk fungsi jembatan aset dan ketersediaan data dinilai mengikat jadwal pembaruan keamanannya. CEO StarkWare, Eli Ben-Sasson, menargetkan keamanan kuantum penuh pada tahun 2027, lebih cepat dari target infrastruktur inti Ethereum yang diperkirakan baru rampung sekitar tahun 2029.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read