asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.7145+0.0036 ( +0.51% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT83,646.0+596.3 ( +0.72% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,534.01+25.81 ( +1.03% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT86.219+0.84 ( +0.98% )
tether usd iconlumia iconLUMIAUSDT0.1265+0.0214 ( +20.36% )
tether usd icontreasure iconMAGICUSDT0.1294+0.0305 ( +30.84% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT111.14+0.76 ( +0.69% )
tether usd iconstarknet iconSTRKUSDT0.1153+0.01027 ( +9.78% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.1229+0.0064 ( +0.57% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

Tether Sempat Bekukan Vault USDT THORChain di Jaringan Tron Sebelum Pulihkan Akses

User
October 12, 2026 | 00:48 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
October 12, 2026 | 00:48 WIB
Tether Sempat Bekukan Vault USDT THORChain di Jaringan Tron Sebelum Pulihkan Akses

​Penerbit stablecoin Tether mendadak memasukkan empat dari enam vault milik protokol cross-chain THORChain di jaringan TRON ke dalam blacklist pada Jumat, 9 Oktober 2026. Langkah ini membekukan dana sekitar 1,45 juta USDT atau setara 93% dari total likuiditas USDT berbasis Tron di protokol tersebut. Imbasnya, THORChain terpaksa menghentikan sementara aktivitas perdagangan, sign transaksi, hingga liquidity providing di jaringan Tron.

​Developer THORChain, Chad Barraford, menyebut tindakan ini terjadi tanpa adanya komunikasi atau peringatan awal dari Tether. Analisis on-chain memperlihatkan bahwa pemblokiran ini kemungkinan besar hanyalah collateral damage atau dampak tidak sengaja saat Tether membekukan puluhan wallet lain secara massal bersamaan. Sekitar tiga jam setelah dibekukan, Tether langsung menghapus status blacklist tersebut sehingga aktivitas di jaringan Tron kembali berjalan normal.

​Meskipun akses sudah pulih, peristiwa ini memperlihatkan celah dalam ekosistem DeFi. Walau sebuah protokol berjalan tanpa perantara, operasionalnya tetap bergantung pada penerbit stablecoin terpusat yang memegang kendali penuh di tingkat smart contract.

​Insiden ini menegaskan kembali urgensi kebutuhan industri kripto terhadap stablecoin yang benar-benar terdesentralisasi. Keberadaan stablecoin tahan sensor menjadi krusial agar operasional protokol DeFi tidak dapat dibekukan secara semena-mena, sekalipun pemblokiran tersebut terjadi akibat kekeliruan atau tidak disengaja.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB