


Perusahaan penyedia sistem operasi kecerdasan buatan (AI agent) asal AS yang terdaftar di bursa NYSE American, Vida Global Inc., resmi mengadopsi jaringan Bitcoin Lightning Network untuk skema penggajian tim globalnya. Langkah ini diambil guna mengatasi tantangan pembayaran tenaga kerja internasional yang tersebar di berbagai negara.
​Keputusan tersebut bermula ketika seorang karyawan baru Vida di Argentina secara khusus meminta agar honorariumnya dibayarkan dalam bentuk Bitcoin ketimbang mata uang lokal Peso. Melalui rilis resminya pada Kamis (30/7), manajemen Vida memilih untuk mengabulkan permintaan tersebut demi menjaga fleksibilitas dan daya tarik perusahaan dalam merekrut talenta global.
​Guna mengeksekusi skema penggajian ini tanpa membebankan tim keuangan, Vida memanfaatkan infrastruktur pembayaran Voltage Credit. Mekanisme ini memungkinkan pekerja menerima transfer Bitcoin secara instan via Lightning Network, sementara Vida tetap menyelesaikan seluruh tagihan bulanan menggunakan mata uang Dolar AS seperti pembayaran vendor pada umumnya.
​Melalui pendekatan ini, Vida berhasil menjadi perusahaan publik pertama yang mengadopsi platform Voltage Credit sejak meluncur pada awal tahun ini. Integrasi tersebut membuktikan bahwa perusahaan terbuka dapat memfasilitasi pembayaran berbasis kripto bagi pekerjanya tanpa perlu menguasai aset digital maupun mengubah standar akuntansi di laporan keuangan perusahaan.
Stay Updated
Follow Cryptowave di Google News
Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.