asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BOOSTUSDT0.00004442-0.000004 ( -7.78% )
BTCUSDT67,460.0+1813.8 ( +2.76% )
BTTCUSDT0.00000034+0.0 ( +0.0% )
ETHUSDT2,020.01+96.98 ( +5.04% )
PAXGUSDT5,333.36+18.12 ( +0.34% )
SLVONUSDT88.23-0.01 ( -0.01% )
SOLUSDT87.85+6.23 ( +7.63% )
XAUTUSDT5,276.9-2.11 ( -0.04% )
XRPUSDT1.4148+0.0633 ( +4.68% )
Powered by
News - Breaking News

200 Jet Tempur dan 500 Target: Operasi Rahasia yang Diduga Tewaskan Khamenei

User
March 1, 2026 | 11:34 WIB
User
UpdatedGoldwin
March 1, 2026 | 11:34 WIB
200 Jet Tempur dan 500 Target: Operasi Rahasia yang Diduga Tewaskan Khamenei

Intelijen Amerika Serikat dan Israel dilaporkan mendeteksi tiga pertemuan kepemimpinan tingkat tinggi Iran yang berlangsung secara bersamaan pada Sabtu pagi, momen yang dinilai sangat langka dan strategis. Informasi tersebut menjadi dasar keputusan untuk melancarkan serangan udara besar besaran tanpa menunggu waktu malam, menurut laporan Wall Street Journal.

Sumber yang mengetahui operasi tersebut menyebutkan bahwa target utama mencakup lokasi yang dikaitkan dengan Ayatollah Ali Khamenei, bersamaan dengan dua titik lain yang menampung pejabat senior Iran. Jet tempur Israel dilaporkan menjatuhkan sekitar 30 bom di kompleks yang diyakini terkait dengan lingkaran kepemimpinan tertinggi. Sejumlah pejabat penting Iran, termasuk penasihat keamanan Ali Shamkhani, komandan IRGC Mohammad Pakpour, dan Menteri Pertahanan Amir Nasirzadeh, disebut turut menjadi korban dalam operasi tersebut, meski belum ada konfirmasi independen dari pihak Iran.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa pada Kamis malam, utusan AS memberi tahu Presiden Donald Trump bahwa pembicaraan dengan Teheran menemui jalan buntu. Iran disebut menolak menghentikan pengayaan uranium maupun membatasi program rudalnya. Intelijen Barat juga mengindikasikan bahwa Teheran tengah mempertimbangkan langkah serangan lebih dulu terhadap target Amerika, yang mempercepat pengambilan keputusan militer.

Pada Sabtu pagi, sekitar 200 jet tempur Israel dilaporkan menyerang lebih dari 500 target dalam apa yang disebut sebagai kampanye udara terbesar dalam sejarah Israel. Selain operasi militer konvensional, Israel juga dilaporkan melakukan serangan siber dengan meretas aplikasi doa populer di Iran dan mengirim pesan kepada personel militer agar membelot dengan kalimat “Bantuan telah tiba.”

Situasi di kawasan Timur Tengah kini berada pada tingkat eskalasi yang sangat tinggi, sementara dampak geopolitik dan keamanan global terus menjadi perhatian utama komunitas internasional.

Copiedbagikan