Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan seluruh maskapai Iran akan secara efektif terputus dari operasi internasional mulai 23 September 2026, seiring Washington memperketat sanksi terhadap sektor penerbangan Iran. AS mengancam perusahaan asing yang tetap melayani maskapai Iran dengan pemutusan akses ke sistem dolar AS.
Dalam wawancara dengan CNBC, Bessent menjelaskan maskapai Iran tidak boleh diberikan bahan bakar, layanan pendaratan, maupun layanan penjualan tiket di luar negeri. Perusahaan atau penyedia layanan yang tetap melakukannya berisiko terkena sanksi sekunder dan kehilangan akses terhadap sistem keuangan berbasis dolar.
Langkah tersebut merupakan bagian dari tekanan ekonomi AS terhadap Teheran. Washington sebelumnya telah menjatuhkan sanksi terhadap 27 maskapai Iran dan memperingatkan perusahaan serta individu yang memberikan dukungan kepada sektor penerbangan negara tersebut.


.png)
