asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT67,323.8+346.27 ( +0.52% )
BTTCUSDT0.00000032+0.00000001 ( +3.23% )
CUSDT0.0784-0.0128 ( -14.04% )
DUSDT0.01752+0.0065 ( +58.98% )
ETHUSDT2,054.16+1.44 ( +0.07% )
NOMUSDT0.00638-0.00005 ( -0.78% )
PIPPINUSDT0.040325+0.002311 ( +6.08% )
SOLUSDT80.8+0.38 ( +0.47% )
STOUSDT0.1831+0.0612 ( +50.21% )
Powered by
News

AS, China, dan Rusia Kuasai 68% Hashrate Bitcoin Global

User
April 4, 2026 | 12:49 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
April 4, 2026 | 12:49 WIB
AS, China, dan Rusia Kuasai 68% Hashrate Bitcoin Global

Tiga negara besar, yaitu Amerika Serikat, China, dan Rusia, diketahui menguasai sekitar 68% total hashrate Bitcoin secara global.

Hashrate merupakan indikator utama yang menunjukkan total kekuatan komputasi yang digunakan untuk memproses transaksi dan mengamankan jaringan Bitcoin melalui aktivitas mining.

Dominasi tiga negara ini mencerminkan konsentrasi infrastruktur penambangan Bitcoin di wilayah tertentu, yang dipengaruhi oleh faktor seperti biaya energi, regulasi, serta ketersediaan sumber daya teknologi.

Amerika Serikat menjadi salah satu pusat utama mining setelah perpindahan besar besaran aktivitas penambangan dari China dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, Rusia juga menjadi pemain penting berkat akses terhadap energi murah dan kondisi geografis yang mendukung.

Meski China sempat melarang aktivitas mining, sebagian operasi masih tetap berkontribusi terhadap jaringan global, baik melalui relokasi maupun aktivitas yang berjalan secara terbatas.

Konsentrasi hashrate ini menjadi perhatian dalam diskusi mengenai desentralisasi jaringan Bitcoin. Semakin terpusat distribusi kekuatan komputasi, semakin besar potensi risiko terhadap keamanan dan independensi jaringan.

Namun demikian, jaringan Bitcoin tetap dirancang untuk beroperasi secara terdesentralisasi, dengan ribuan node dan miner di berbagai negara yang terus menjaga stabilitas sistem.

Copiedbagikan