asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT78,035.0-89.84 ( -0.12% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,437.0-18.71 ( -0.76% )
tether usd iconhelium iconHNTUSDT0.6832+0.0031 ( +0.46% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT81.171-1.96 ( -2.36% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT102.74-2.31 ( -2.2% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.7226-0.0189 ( -2.55% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.03422-0.00342 ( -9.09% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3653-0.0302 ( -2.16% )
tether usd iconboundless iconZKCUSDT0.0564+0.0112 ( +24.78% )
Powered by
powered by triv
News - Breaking News

AS Serang Iran Lagi, Situasi Selat Hormuz Kembali Memanas

User
August 31, 2026 | 05:16 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
August 31, 2026 | 05:16 WIB
AS Serang Iran Lagi, Situasi Selat Hormuz Kembali Memanas

Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Iran dengan menargetkan posisi peluncur rudal di Pulau Larak pada Senin (31/8). Serangan perdana dalam 30 hari terakhir ini dilakukan setelah intelijen AS mendeteksi persiapan peluncuran roket bermuatan ranjau laut ke Selat Hormuz.

​Dua unit peluncur rudal anti kapal milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) berhasil dihancurkan dalam operasi tersebut. Otoritas Iran mengonfirmasi tewasnya dua personel militer serta korban luka warga sipil, sekaligus mengecam tindakan rezim Donald Trump dan bersumpah akan melancarkan aksi balasan ke aset militer AS di kawasan Teluk.

​Namun di balik eskalasi tersebut, bocoran memo internal Pentagon yang diungkap The Washington Post membeberkan penolakan para komandan senior militer AS terhadap arahan Menteri Perang Pete Hegseth. Sejumlah pimpinan komando tinggi militer dan Angkatan Laut AS resmi mengajukan keberatan (non-concur), memperingatkan bahwa konflik yang terus berkepanjangan di Timur Tengah menguras kesiapan tempur armada AS dalam membendung kekuatan China dan Rusia di Pasifik.

​Eskalasi militer terbaru ini langsung memicu gejolak di pasar finansial global, ditandai dengan koreksi harga Bitcoin ke area $78.500, sementara harga minyak mentah WTI melonjak dari $82 ke $85 per barel dan Brent melesat dari $87 ke $90 per barel.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read