asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT66,748.2+835.12 ( +1.27% )
COREUSDT0.03022-0.00297 ( -8.95% )
DUSDT0.00676+0.00141 ( +26.36% )
ETHUSDT2,025.63+44.83 ( +2.26% )
NOMUSDT0.00351+0.00081 ( +30.0% )
PAXGUSDT4,515.36+62.65 ( +1.41% )
SOLUSDT82.51+1.18 ( +1.45% )
TRXUSDT0.3195-0.0022 ( -0.68% )
XRPUSDT1.3231-0.0041 ( -0.31% )
Powered by
News

Aster Rombak Tokenomics, Incar Jadi Deflationary Token

User
March 31, 2026 | 04:35 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
March 31, 2026 | 04:35 WIB
Aster Rombak Tokenomics, Incar Jadi Deflationary Token

Aster, platform DEX perpetual onchain yang didukung pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ), resmi mengubah model emisi tokennya menjadi sistem staking-only. Langkah ini bertujuan untuk memangkas jumlah token ASTER yang beredar hingga 97% tiap bulannya. Jika sebelumnya 78,4 milIar ASTER dilepaskan secara linear, kini angka tersebut ditekan menjadi hanya sekitar 1,8 juta hingga 2,25 juta token saja per bulan.

​Perubahan mendasar ini merupakan respons terhadap masukan komunitas untuk mengurangi dilusi pada value token kripto ini. Dikombinasikan dengan program buyback yang sudah berjalan, Aster mengincar posisi sebagai aset deflasi di market. Di bawah sistem baru, token ekosistem hanya akan dirilis sebagai hadiah staking dengan kuota terbatas sebesar 450.000 ASTER per minggu.

​Saat ini, Aster tetap menjadi salah satu pemimpin volume perdagangan on-chain perpetual dan baru saja meluncurkan Layer 1 berbasis ZK untuk memperkuat skalabilitas. Dengan penguasaan komunitas atas 80% total suplai, perombakan struktur emisi ini diharapkan mampu menciptakan stabilitas harga yang lebih kokoh bagi para pemegang aset di tengah kompetisi ketat market DeFi.

Copiedbagikan