

.png)
.png)

Bank of England menyatakan terbuka untuk meninjau kembali rancangan aturan terkait stablecoin berbasis pound sterling setelah menerima berbagai masukan dan kritik dari pelaku industri keuangan dan teknologi.
Regulator Inggris sebelumnya mengusulkan kerangka regulasi baru untuk stablecoin yang dipatok pada pound sterling guna memastikan stabilitas sistem keuangan serta perlindungan konsumen. Namun sejumlah perusahaan teknologi finansial dan pelaku industri kripto menilai beberapa ketentuan dalam proposal tersebut terlalu ketat dan berpotensi menghambat inovasi.
Bank of England menyatakan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan berbagai umpan balik yang disampaikan selama proses konsultasi publik. Tujuannya adalah menciptakan kerangka regulasi yang mampu menjaga stabilitas sistem keuangan tanpa menghambat perkembangan teknologi keuangan digital.
Stablecoin sendiri merupakan aset kripto yang nilainya dipatok pada mata uang tertentu seperti dolar atau pound, sehingga dirancang untuk memiliki volatilitas yang lebih rendah dibandingkan aset kripto lain.
Sejumlah negara saat ini tengah menyusun aturan terkait stablecoin karena meningkatnya penggunaan aset digital tersebut dalam sistem pembayaran global. Bank sentral berupaya memastikan bahwa inovasi di sektor keuangan digital tetap berjalan sejalan dengan prinsip stabilitas dan keamanan sistem keuangan.