Perusahaan penyedia analisis blockchain Elliptic resmi meluncurkan software kecerdasan buatan (AI) bernama Pulse. Diumumkan melalui situs resminya pada Kamis (24/9), inovasi ini dirancang khusus untuk aparat penegak hukum dan lembaga pemerintah guna mempermudah penanganan serta prioritas temuan bukti transaksi aset kripto di lapangan secara real-time.
​Melalui Pulse, petugas kepolisian garda depan dapat memasukkan alamat wallet atau hash transaksi yang ditemukan di tempat kejadian perkara. Dalam hitungan detik, sistem AI akan menyajikan rangkuman analisis keuangan berformat bahasa yang mudah dipahami tanpa memerlukan keahlian khusus di bidang crypto. Jika terindikasi tindak pidana, hasil analisis dapat langsung diteruskan ke divisi penyidikan bersama rekam jejak bukti untuk penanganan lebih lanjut melalui platform Elliptic Lens atau Investigator.
​Chief Technology Officer (CTO) Elliptic, Jackson Hull, menegaskan pentingnya kehadiran alat ini di tengah meluasnya penggunaan kripto dalam berbagai modus tindak kejahatan.
​"Kami membangun Pulse karena kami melihat kripto kini ada di setiap lembaga penegak hukum, bukan hanya di unit-unit spesialis. Ini memberikan hasil instan bagi petugas garda depan dalam bahasa yang mudah dipahami, sehingga mereka dapat membuat keputusan lebih cepat di lapangan," ujar Jackson Hull.



