asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.228+0.0739 ( +47.96% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT64,678.9+384.48 ( +0.6% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,915.48+11.05 ( +0.58% )
tether usd iconheima iconHEIUSDT0.1361+0.0067 ( +5.18% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT58.462-0.7 ( -1.18% )
tether usd iconparcl iconPRCLUSDT0.010667+0.006213 ( +139.49% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT77.09+1.36 ( +1.8% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.6511-0.0214 ( -3.18% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.0411-0.00527 ( -11.37% )
Powered by
powered by triv
News

Beda Data SEC & On-Chain, ZachXBT Investigas Peretasan Bitcoin Depot

User
April 10, 2026 | 05:25 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
April 10, 2026 | 05:25 WIB
Beda Data SEC & On-Chain, ZachXBT Investigas Peretasan Bitcoin Depot

​Detektif on-chain  ZachXBT, mengungkapkan adanya ketidaksinkronan signifikan dalam laporan resmi insiden keamanan yang dirilis oleh Bitcoin Depot Inc. (BTM). Melalui publikasi pada Kamis (09/04), ZachXBT membedah celah antara dokumen Form 8-K yang diserahkan perusahaan kepada SEC dengan fakta transaksi yang terekam di jaringan blockchain.

​Dalam laporan resminya, Bitcoin Depot mengaku kehilangan 50,9 BTC ($3,6 juta) yang baru disadari pada 23 Maret 2026. Namun, analisis ZachXBT menunjukkan bahwa pencurian tersebut sebenarnya sudah dimulai sejak 20 Maret 2026. Hal ini mengindikasikan bahwa Bitcoin Depot membutuhkan waktu tiga hari untuk menyadari bahwa dana operasional mereka telah dibobol. Selain keterlambatan deteksi, ZachXBT juga menemukan bahwa total kerugian mencapai 54,45 BTC, selisih 3,55 BTC lebih besar dari yang dilaporkan secara resmi, yang memperkuat dugaan bahwa akun pribadi karyawan mungkin turut menjadi korban.

​ZachXBT berhasil mengidentifikasi 19 alamat wallet dengan tingkat kepercayaan tinggi yang terafiliasi dengan pelaku peretasan. Seluruh dana sebesar 54 BTC tersebut terpantau mengalir ke bursa kripto KuCoin. Mirisnya, hingga laporan ini dipublikasikan, alamat-alamat wallet pencuri tersebut dikabarkan belum terdaftar dalam berbagai alat kepatuhan (compliance tools) utama, yang semakin mempersulit upaya pelacakan aset secara otomatis oleh pihak berwenang.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan