asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
tether usd iconlorenzo protocol iconBANKUSDT0.0473-0.00599 ( -11.24% )
tether usd iconbless iconBLESSUSDT0.0175919+0.0066761 ( +61.16% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT63,464.0+829.28 ( +1.32% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,882.99+46.36 ( +2.52% )
tether usd icondefi app iconHOMEUSDT0.00774+0.00178 ( +29.87% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT52.701+0.68 ( +1.3% )
tether usd iconrats iconRATSUSDT0.00005305-0.0000015 ( -2.75% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT73.65+2.14 ( +2.99% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.0812+0.0255 ( +2.42% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

Bursa Kripto Shelbit Diduga Alirkan $676 Juta ke Binance untuk Bantu Iran Hindari Sanksi AS

User
August 3, 2026 | 01:55 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
August 3, 2026 | 01:55 WIB
Bursa Kripto Shelbit Diduga Alirkan $676 Juta ke Binance untuk Bantu Iran Hindari Sanksi AS

​Laporan investigasi Reuters yang dirilis pada Jumat, 1 Agustus 2026, mengungkapkan bahwa bursa kripto asal Dubai yang tidak berizin, Shelbit, diduga telah mengalirkan dana sedikitnya $676 juta ke wallet kripto Binance. Aliran dana raksasa ini merupakan bagian dari total transaksi sebesar $4 miliar yang diproses Shelbit sejak Mei 2024. Platform yang dijalankan oleh warga negara Iran, Siavash Kayvanpour, tersebut disinyalir beroperasi sebagai pusat penghubung transaksi jaringan situs berbahasa Farsi, Bank Sentral Iran, hingga entitas yang terhubung dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

​Hasil pantauan analisis on-chain menemukan bahwa sekitar $540 juta dari total dana yang masuk ke Binance terus ditransfer bahkan setelah regulator Dubai, Virtual Assets Regulatory Authority (VARA), menjatuhkan sanksi denda kepada Shelbit pada Januari 2025. Pihak Binance membantah angka transaksi tersebut dan menyatakan tidak menemukan bukti terkait keterlibatan akun Shelbit secara langsung di platform mereka. Binance menegaskan bahwa seluruh akun pengguna yang terindikasi berinteraksi dengan platform ilegal tersebut telah dibekukan dan dilaporkan kepada aparat penegak hukum setempat.

​Kasus dugaan pelanggaran sanksi internasional dan pencucian uang lintas negara ini tengah dalam penyelidikan intensif oleh VARA Dubai. Pada 24 Juli 2026, VARA telah menerbitkan perintah penghentian total seluruh aktivitas operasional Shelbit karena dinilai berpotensi merusak integritas sistem keuangan Uni Emirat Arab. Selain regulator lokal, Office of Foreign Assets Control (OFAC) dari Departemen Keuangan Amerika Serikat juga mengonfirmasi telah menerima laporan ini dan sedang memantau perkembangan kasus tersebut secara serius.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan