

.png)
.png)

Binance dilaporkan akan menghentikan layanan bagi pengguna di sejumlah negara Uni Eropa mulai pekan depan setelah gagal memperoleh lisensi berdasarkan regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA).
Menurut laporan Financial Times, Binance telah memberi pemberitahuan kepada pelanggan di Polandia, Italia, Spanyol, dan Prancis untuk menarik dana mereka sebelum layanan dihentikan.
Keputusan tersebut menjadi dampak langsung dari penerapan regulasi MiCA yang mulai berlaku di Uni Eropa. Aturan tersebut mewajibkan penyedia layanan aset kripto untuk mengantongi lisensi resmi agar dapat terus beroperasi di negara-negara anggota.
Binance sebelumnya telah berupaya memperoleh izin operasional di kawasan tersebut. Namun, kegagalan mendapatkan lisensi membuat perusahaan tidak lagi dapat menawarkan layanan kepada pengguna di sejumlah pasar utama Eropa.
Penghentian layanan ini berpotensi memengaruhi ribuan pengguna Binance di kawasan Uni Eropa. Pelanggan diminta untuk menarik aset mereka atau memindahkannya ke penyedia layanan lain yang telah memenuhi persyaratan regulasi MiCA.
Perkembangan ini juga menunjukkan semakin ketatnya pengawasan regulator terhadap industri aset digital di Eropa. MiCA sendiri dipandang sebagai kerangka regulasi kripto paling komprehensif di dunia, yang bertujuan meningkatkan perlindungan investor sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pelaku industri.
Bagi industri kripto secara keseluruhan, kasus Binance menjadi contoh bahwa kepatuhan terhadap regulasi kini menjadi faktor utama bagi keberlangsungan operasional bursa aset digital di pasar global.