Bitcoin (BTC) kembali menguat ke level $84.000, sejalan dengan kenaikan kontrak berjangka saham AS dan Eropa serta penurunan harga minyak dunia. Pasar menunjukkan tanda pemulihan meskipun ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi.
Menurut Bloomberg, kontrak berjangka indeks S&P 500 naik 0,3%, sementara kontrak berjangka saham Eropa menguat 0,6%. Sebaliknya, indeks saham Asia MSCI turun 0,2%, dengan saham Korea Selatan anjlok 3% setelah perdagangan kembali dibuka usai libur panjang.
Harga minyak Brent turun 1,2% menjadi $103,43 per barel setelah sempat menyentuh $105,63 pada awal perdagangan. Penurunan terjadi ketika investor mempertimbangkan ketahanan pasokan minyak Timur Tengah di tengah meningkatnya risiko konflik regional.
Sebelumnya, kelompok Houthi Yaman melancarkan serangan terhadap bandara utama Riyadh, Arab Saudi, yang memicu kekhawatiran meluasnya konflik dan potensi gangguan pasokan energi global.
Di sisi lain, klaim Amerika Serikat mengenai kesepakatan gencatan senjata energi antara Rusia dan Ukraina turut menjadi perhatian pasar. Jika terealisasi, kesepakatan tersebut berpotensi mengurangi risiko gangguan pasokan energi.


.png)
