Bitcoin (BTC) kembali menembus level $82.000, memperpanjang rebound dari sekitar $75.000-$76.000 setelah tekanan jual di pasar kripto mulai mereda.
Salah satu pendorong utama datang dari kembalinya permintaan institusional melalui ETF Bitcoin spot AS. Setelah mencatat net inflow $159,5 juta pada 17 September, arus masuk meningkat menjadi sekitar $433 juta pada 18 September. Fidelity FBTC menerima sekitar $310,7 juta, sementara BlackRock IBIT mencatat $108,4 juta.
Kenaikan BTC juga diperkuat oleh short squeeze. Banyak trader sebelumnya memasang posisi short setelah The Fed dan Bank of Japan menaikkan suku bunga, tetapi tekanan jual yang diperkirakan tidak berlanjut. Ketika Bitcoin berbalik naik, likuidasi posisi short ikut mempercepat rebound harga.
Sentimen regulasi AS turut memberikan dukungan. Pasar merespons positif sejumlah langkah regulator AS terkait perdagangan aset digital, membantu Bitcoin kembali menembus $80.000 meskipun sebelumnya tertekan oleh kenaikan suku bunga dan kemunduran legislasi kripto di Kongres.
Meski demikian, area $82.000 masih menjadi resistance penting. Bitcoin sebelumnya beberapa kali mengalami tekanan jual di kisaran $81.500-$82.300, sehingga kemampuan BTC bertahan di atas level tersebut akan menjadi perhatian pasar berikutnya.


.png)
