Exchange kripto Bitget mengonfirmasi insiden peretasan yang menyerang sistem hot wallet mereka pada Jumat (25/9) pukul 01.31 WIB. CEO Bitget Gracy Chen menyatakan sistem keamanan internal langsung mendeteksi pergerakan dana tidak sah dan seketika mengaktifkan protokol tanggap darurat untuk memblokir akses lebih jauh.
​Berdasarkan hasil analisis awal, total aset kripto yang jatuh ke tangan hacker diperkirakan mencapai $351,6 juta. Pihak Bitget menegaskan bahwa peretasan hanya menyasar sebagian lapisan hot wallet dan warm wallet, sementara porsi terbesar aset pengguna yang tersimpan di cold wallet dipastikan tetap aman sepenuhnya.
​Sebagai langkah pencegahan selama tim keamanan Bitget bersama firma keamanan on-chain melakukan audit menyeluruh pada sistem, bursa membekukan sementara layanan penarikan dana. Keputusan ini diambil demi memastikan tidak ada celah eksploitasi tersisa, meski aktivitas deposit maupun trading harian di platform dipastikan tetap beroperasi secara normal tanpa hambatan.
​Gracy Chen menjamin saldo pengguna terlindungi penuh karena seluruh kerugian akibat peretasan akan ditutup oleh User Protection Fund Bitget yang saat ini mengantongi cadangan lebih dari $464 juta. Pihak exchange juga telah mengidentifikasi serta menandai alamat wallet milik peretas, sekaligus melibatkan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden ini hingga selesai.



