asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconava iconAVAUSDT0.2913+0.1351 ( +86.49% )
tether usd iconbedrock iconBRUSDT0.65026+0.11392 ( +21.24% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT76,763.8+1118.04 ( +1.48% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,465.52+71.51 ( +2.99% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT82.18+3.62 ( +4.61% )
tether usd iconlisk iconLSKUSDT0.4926-0.0865 ( -14.94% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT100.84+3.66 ( +3.77% )
tether usd iconsynapse iconSYNUSDT0.1892+0.01415 ( +8.08% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3054+0.03 ( +2.35% )
Powered by
powered by triv
News

Cuma 290 Orang di Dunia Punya Kekayaan Kripto Lebih dari $100 Juta

User
September 17, 2026 | 15:14 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
September 17, 2026 | 15:14 WIB
Cuma 290 Orang di Dunia Punya Kekayaan Kripto Lebih dari $100 Juta

Hanya sekitar 290 orang di seluruh dunia yang diperkirakan memiliki kekayaan kripto senilai setidaknya $100 juta, menurut Crypto Wealth Report 2026 dari Henley & Partners. Dari jumlah tersebut, 151 orang memiliki sedikitnya $100 juta dalam Bitcoin saja.

Laporan yang menggunakan data per 31 Agustus 2026 tersebut juga memperkirakan terdapat 135.694 jutawan kripto dengan kepemilikan minimal $1 juta. Sebanyak 92.272 di antaranya merupakan jutawan Bitcoin, sementara jumlah miliarder kripto diperkirakan hanya 23 orang.

Secara global, jumlah pemilik aset kripto diperkirakan telah mencapai 742 juta orang, dengan sekitar 371 juta di antaranya memiliki Bitcoin. Total kapitalisasi pasar kripto saat laporan dihitung mencapai sekitar $2,6 triliun.

Namun, angka tersebut merupakan estimasi, bukan penghitungan langsung seluruh kekayaan individu. Henley menggunakan kombinasi data blockchain publik, data pasar, identifikasi wallet institusi dan kustodian, serta model distribusi kekayaan. Untuk kelompok pemilik kripto di atas $100 juta, Henley memberikan rentang estimasi sekitar 260 hingga 320 orang.

Dalam Crypto Adoption Index 2026, Singapura kembali menempati posisi pertama untuk tahun keempat berturut-turut, disusul Uni Emirat Arab, Hong Kong, Amerika Serikat dan Swiss.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan