Data terbaru makroekonomi Amerika Serikat yang dirilis pada (14/10) menunjukkan bahwa inflasi Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI) tahunan untuk bulan September resmi melonjak ke level 3,7%. Angka ini berada di atas ekspektasi pasar yang sebelumnya memproyeksikan sebesar 3,6%. Secara bulanan (month-over-month), CPI September naik 0,6%, sesuai dengan perkiraan para analis.
​Sementara itu, inflasi inti (Core CPI) tahunan tercatat berada di posisi 2,6%, sedikit lebih tinggi dari estimasi pasar sebesar 2,5%. Secara bulanan, inflasi inti mengalami kenaikan 0,3%, melampaui perkiraan awal sebesar 0,2%. Pendorong utama lonjakan inflasi ini dipicu oleh kenaikan tajam harga bensin yang melonjak hingga 9,1% serta sektor energi secara keseluruhan yang naik 5,2%.
​Kenaikan harga barang pokok dan energi ini berdampak langsung pada daya beli masyarakat, dengan pendapatan riil konsumen AS tercatat turun 0,5%. Realisasi data ini menandakan munculnya kembali tekanan inflasi di Amerika Serikat, yang berpotensi memengaruhi pertimbangan kebijakan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed) ke depan.



