asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
tether usd iconlorenzo protocol iconBANKUSDT0.06609-0.10337 ( -61.0% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT64,868.0+923.99 ( +1.45% )
tether usd iconcoti iconCOTIUSDT0.01519-0.00298 ( -16.4% )
tether usd icondexe iconDEXEUSDT2.42-0.408 ( -14.43% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,922.06+28.35 ( +1.5% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT54.781+0.03 ( +0.05% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000277+0.00000005 ( +1.84% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT74.7+1.58 ( +2.16% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.0904+0.0214 ( +2.0% )
Powered by
powered by triv
News

Ethereum Foundation Perkenalkan Ethereum Economic Zone, Satukan Likuiditas L2

User
March 30, 2026 | 09:02 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
March 30, 2026 | 09:02 WIB
Ethereum Foundation Perkenalkan Ethereum Economic Zone, Satukan Likuiditas L2

​Kelompok developer utama Ethereum termasuk Gnosis, Zisk, dan Ethereum Foundation resmi memperkenalkan Ethereum Economic Zone (EEZ) dalam konferensi EthCC di Cannes. Proyek ini dirancang sebagai solusi atas masalah fragmentasi likuiditas di ekosistem Layer 2 (L2) yang selama ini beroperasi secara terisolasi. Melalui framework EEZ, jaringan-jaringan L2 akan diintegrasikan ke dalam satu zona ekonomi terpadu, memungkinkan interaksi antar-jaringan terjadi secara instan tanpa mengorbankan keamanan inti dari mainnet Ethereum.

​Salah satu fitur teknis utama dalam arsitektur EEZ adalah kemampuan Synchronous Composability. Fitur ini memungkinkan aplikasi dan transaksi di berbagai jaringan L2 yang berbeda untuk berkomunikasi dan mengeksekusi perintah secara bersamaan tanpa memerlukan infrastruktur bridge tradisional yang lambat dan berisiko. Dengan standarisasi ini, likuiditas yang sebelumnya tersebar di berbagai L2 akan terkonsolidasi, menciptakan efisiensi modal yang jauh lebih tinggi bagi para pengguna maupun protokol DeFi.

​Inisiatif ini muncul di tengah pergeseran strategi Vitalik Buterin yang kini lebih menekankan unifikasi ekosistem dibandingkan sekadar menambah jumlah L2 baru. Proyek EEZ juga menegaskan komitmennya untuk tetap menggunakan ETH sebagai aset utama untuk gas fee, guna memastikan seluruh nilai ekonomi yang tercipta tetap mengalir kembali ke jaringan utama. Dengan dukungan pemain besar seperti Aave dan Centrifuge, EEZ diprediksi akan menjadi standar baru dalam navigasi ekosistem Ethereum yang lebih efisien dan terintegrasi di masa depan.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan