asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.7+0.01 ( +1.45% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,380.0+190.66 ( +0.25% )
tether usd iconcivic iconCVCUSDT0.03476+0.01242 ( +55.6% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,508.89-15.35 ( -0.61% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT78.388-1.76 ( -2.19% )
tether usd iconlisk iconLSKUSDT0.9954+0.7282 ( +272.53% )
tether usd iconmagiccraft iconMCRTUSDT0.00011883-0.00000056 ( -0.47% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT101.24-0.45 ( -0.44% )
tether usd iconsteem iconSTEEMUSDT0.06168+0.01366 ( +28.45% )
Powered by
powered by triv
News

Diduga Bantu Hindari Sanksi Rusia, HTX Milik Justin Sun Di-blacklist di Eropa per 23 Agustus

User
July 27, 2026 | 01:37 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
July 27, 2026 | 01:37 WIB
Diduga Bantu Hindari Sanksi Rusia, HTX Milik Justin Sun Di-blacklist di Eropa per 23 Agustus

​Uni Eropa (UE) resmi memasukkan bursa kripto HTX (sebelumnya Huobi) ke dalam daftar sanksi paket ke-21 terkait invasi Rusia ke Ukraina pada 23 Juli 2026, dengan pengumuman pembaruan regulasi dirilis pada Sabtu, 25 Juli 2026. Langkah ini secara tegas melarang seluruh individu maupun perusahaan di kawasan UE untuk bertransaksi secara langsung maupun tidak langsung dengan HTX mulai 23 Agustus 2026 mendatang.

​Meskipun tindakan ini tidak membekukan aset secara penuh, entitas serta warga negara UE dan Swiss diberikan tenggat waktu selama tiga bulan sejak larangan berlaku untuk mengajukan izin penarikan dana atau penutupan akun. HTX diidentifikasi dalam dokumen resmi UE sebagai "HTX (HUOBI GLOBAL SA)" atas tuduhan memfasilitasi tindakan penghindaran sanksi oleh pihak Rusia.

​Langkah tegas blok Eropa ini menyusul laporan dari firma intelijen blockchain TRM Labs pada 23 Juli 2026. TRM Labs mengklaim bahwa HTX telah melakukan pemutaran hot wallet dan alamat dana secara agresif di jaringan TRON, Ethereum, BNB Smart Chain, dan Solana pasca-sanksi dari Inggris pada Mei lalu. Rotasi alamat wallet dalam hitungan jam tersebut dinilai membuat sistem pemantauan sanksi statis menjadi tidak efektif.

​Juru bicara HTX menolak tuduhan TRM Labs dan menyatakan bahwa pergerakan wallet tersebut merupakan prosedur keamanan rutin industri. Pihak HTX juga menegaskan komitmennya untuk mematuhi regulasi global dan menjaga platform tetap aman serta patuh hukum. Selain HTX, terdapat 13 platform kripto lain yang turut masuk dalam daftar larangan transaksi ini, termasuk EXMO, Rapira, BitPapa, hingga Exnode.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan