asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT75,719.8-1191.35 ( -1.55% )
EDENUSDT0.0647-0.0076 ( -10.51% )
ETHUSDT2,076.92-23.38 ( -1.11% )
HYPEUSDT61.67+1.02 ( +1.68% )
MAPOUSDT0.002675+0.001332 ( +99.18% )
PHBUSDT0.015-0.034 ( -69.39% )
PONDUSDT0.002-0.00065 ( -24.53% )
SOLUSDT83.83-0.79 ( -0.93% )
WLDUSDT0.3663+0.0214 ( +6.21% )
Powered by
News

Iran Tantang Militer AS dan Sebut Project Freedom Mengalami Kebuntuan

User
May 5, 2026 | 08:26 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 5, 2026 | 08:26 WIB
Iran Tantang Militer AS dan Sebut Project Freedom Mengalami Kebuntuan

Pemerintah Iran merespons perubahan aturan keterlibatan (rules of engagement) pasukan Amerika Serikat di kawasan timur tengah dengan tantangan terbuka pada Selasa (5/5) waktu setempat. Melalui Kedutaan Besar di Afrika Selatan, Iran mengunggah pesan provokatif, "Datanglah lebih dekat, kami siap." Pernyataan ini muncul sebagai reaksi atas kebijakan baru Pentagon yang memberikan fleksibilitas tindakan ofensif bagi armada militer AS di sekitar Selat Hormuz.

​Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran memperingatkan bahwa krisis politik saat ini tidak akan menemui solusi jika memaksa diselesaikan melalui jalur militer. Ia melabeli misi Project Freedom bentukan AS sebagai sebuah situasi penuh kebuntuan atau "Project Deadlock". Dalam keterangannya, ia mendesak Amerika Serikat serta UAE agar tidak terseret kembali ke dalam konflik berkepanjangan yang berisiko menjadi rawa bagi stabilitas kawasan.

​Sebagai langkah alternatif, Iran menyoroti adanya kemajuan dalam pembicaraan diplomatik yang tengah berlangsung. Upaya tersebut sedang dimediasi oleh Pakistan guna meredam ketegangan bersenjata di kawasan vital tersebut.

Copiedbagikan