


Sebuah wallet Bitcoin yang tidak aktif selama hampir 15 tahun dilaporkan kembali memindahkan aset sebesar 30 BTC atau setara $1,88 juta. Berdasarkan data pantauan on-chain dari Galaxy Research, transaksi dari alamat publik "1KV47" yang menyimpan asetnya sejak Agustus 2011 ini melakukan transfer eksternal pertamanya pada Sabtu (4/7) pukul 08:27 UTC di blok 956627. Pergerakan tersebut mencatatkan keuntungan terealisasi hingga lebih dari 719.000%, mengingat harga rata-rata Bitcoin saat aset tersebut pertama kali diterima berada di kisaran $9 per BTC.
​Aktivitas transfer perdana ini mencuat di tengah sengketa hukum klaim kepemilikan aset kripto terbengkalai di Pengadilan Tinggi New York. Kasus tersebut diajukan secara anonim oleh penggugat bernama samaran "Noah Doe" bersama dua perusahaan asal Wyoming, yang meminta pengadilan menyatakan puluhan ribu wallet tua sebagai properti telantar karena pemilik aslinya dianggap telah kehilangan akses permanen. Gugatan ini membidik 39.069 alamat wallet kripto lama, termasuk klaster yang diyakini milik sang pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto, dengan total saldo kolektif mencapai 3,7 juta BTC senilai $234 miliar.
​Meskipun tekanan penggugat menguat, kelanjutan kasus ini masih tertahan setelah Hakim Kathy J. King mengeluarkan perintah penundaan hingga sidang argumentasi lisan pada (14/7) mendatang. Di sisi lain, perlawanan hukum juga muncul setelah salah satu pemilik wallet anonim berkode "John Doe 33" mengajukan eksepsi pada Jumat (3/7). Ia menegaskan bahwa gugatan ini cacat logika karena alamat Bitcoin hanyalah deretan data publik, bukan entitas hukum yang dapat dituntut, serta status tidak aktif sebuah wallet tidak bisa diartikan sebagai bentuk penelantaran hak milik sah.