Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengkritik tajam penggunaan istilah Artificial Intelligence (AI) melalui unggahan di platform Truth Social miliknya. Pada Selasa (27/10), Trump menilai istilah AI merupakan sebutan yang buruk serta tidak akurat untuk menggambarkan perkembangan teknologi kecerdasan buatan saat ini.
​Trump secara khusus menyindir media seperti The Wall Street Journal agar segera beralih menggunakan istilah Super Intelligence (SI). Menurutnya, sebutan SI jauh lebih tepat dan kini mulai diadopsi secara luas oleh para pelaku industri teknologi global.
​Lebih lanjut, Trump menegaskan bahwa pihaknya akan segera melarang penggunaan istilah "AI" atau "Artificial Intelligence" dalam seluruh dokumen resmi pemerintah. Ia memastikan larangan tersebut berlaku untuk semua regulasi dan berkas relevan lainnya akibat ketidakakuratan istilah tersebut.



