asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.724-0.036 ( -4.74% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT85,852.0+1681.72 ( +2.0% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,738.2+32.52 ( +1.2% )
tether usd icongravity iconGUSDT0.00623-0.00016 ( -2.5% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT94.928-0.84 ( -0.88% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000496+0.00000077 ( +18.38% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT116.97+1.67 ( +1.45% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.0157+0.0097 ( +0.96% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.536+0.061 ( +4.14% )
Powered by
powered by triv
News - Regulation

Dukung Tokenisasi RWA, SEC Filipina Gelar Regulatory Sandbox

User
June 22, 2026 | 08:10 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
June 22, 2026 | 08:10 WIB
Dukung Tokenisasi RWA, SEC Filipina Gelar Regulatory Sandbox

​Komisi Sekuritas dan Bursa Filipina resmi memperkuat dukungan terhadap tokenisasi aset dunia nyata setelah empat perusahaan dinyatakan maju ke tahap uji coba lanjutan dalam ruang uji coba regulasi. Langkah ini menandai kesiapan otoritas keuangan setempat dalam mengadopsi inovasi digital untuk memperluas akses pasar modal bagi masyarakat luas.

​Komisioner SEC Filipina, Rogelio Quevedo, menyampaikan hal tersebut dalam acara Philippine Blockchain Week 2026 yang berlangsung pada 19 hingga 21 Juni 2026. Ia menyatakan bahwa kerangka hukum dan undang-undang yang ada saat ini sudah memadai untuk mengakomodasi produk investasi berbasis tokenisasi aset dunia nyata. Melalui program bernama StratBox, regulator menggelar regulatory sandbox guna memberikan relaksasi aturan sementara agar perusahaan finansial berbasis teknologi dapat menguji model bisnis mereka di bawah pengawasan ketat. Saat ini, proyek yang sedang berjalan mencakup uji coba instrumen investasi properti terdigitalisasi serta produk akses ekuitas saham Amerika Serikat.

​Di sisi lain, perluasan adopsi aset digital ini diimbangi dengan pengetatan aturan oleh bank sentral Filipina, Bangko Sentral ng Pilipinas. Bank sentral kini mewajibkan penyedia layanan aset virtual untuk menerapkan proses pemeriksaan rekam jejak yang jauh lebih ketat sebelum mendaftarkan aset kripto baru ke publik. Kebijakan ini diambil guna memastikan perlindungan konsumen tetap terjaga di tengah masifnya tren digitalisasi instrumen investasi nasional.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB