


​Direktur FBI, Kash Patel, mengumumkan penangkapan John Daghita di Saint Martin atas dugaan pencurian Bitcoin dan aset kripto senilai lebih dari 46 juta dolar AS milik US Marshals Service (USMS). Penangkapan dilakukan melalui operasi gabungan FBI bersama unit taktis elit Gendarmerie Prancis pada Rabu malam (4/3). Daghita, yang merupakan bagian dari vendor pemerintah, dituduh membobol wallet kripto sitaan negara.
​Investigasi mengungkapkan bahwa akses ilegal tersebut diduga berasal dari perusahaan IT milik ayahnya, CMDSS, yang memegang kontrak aktif di Virginia. Sebagai vendor resmi, CMDSS bertugas membantu USMS dalam mengelola dan menjual Bitcoin hasil sitaan. Pihak berwenang masih mendalami bagaimana Daghita bisa mendapatkan akses teknis tersebut untuk menguras dana yang seharusnya menjadi milik pembayar pajak Amerika Serikat.
​Kash Patel menegaskan bahwa FBI akan bekerja 24/7 dengan mitra internasional untuk melacak siapa pun yang mencoba mencuri aset negara, di mana pun mereka bersembunyi. Kasus ini menjadi alarm bagi market terkait keamanan manajemen kustodian aset oleh lembaga pemerintah. Saat ini, Daghita telah diamankan dan menghadapi tuntutan hukum berat atas pencurian aset Bitcoin sitaan tersebut.