asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BRUSDT0.12764+0.00823 ( +6.89% )
BTCUSDT66,544.7+352.8 ( +0.53% )
DOGEUSDT0.09063-0.0006 ( -0.66% )
ETHUSDT1,996.51+2.23 ( +0.11% )
NOMUSDT0.00282+0.0009 ( +46.88% )
PENGUUSDT0.006315-0.000148 ( -2.29% )
SOLUSDT82.22-0.6 ( -0.72% )
TRXUSDT0.3184+0.0072 ( +2.31% )
XRPUSDT1.3336-0.0034 ( -0.25% )
Powered by
News

Gandeng Aave, Pengguna Whop Bisa Dapat Penghasilan Tambahan dari DeFi

User
March 26, 2026 | 08:16 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
March 26, 2026 | 08:16 WIB
Gandeng Aave, Pengguna Whop Bisa Dapat Penghasilan Tambahan dari DeFi

​Platform e-commerce global, Whop, resmi meluncurkan fitur Whop Treasury yang memungkinkan para pengguna dan kreator menghasilkan yield secara otomatis dari saldo akun mereka. Melalui pengumuman resmi pada Rabu (25/3), fitur ini merupakan hasil integrasi dengan protokol DeFi seperti Aave, Plasma, dan Veda. Langkah ini menandai sejarah baru dalam membawa infrastruktur keuangan terdesentralisasi ke dalam ekosistem fintech yang melayani jutaan pengguna di seluruh dunia.

​Melalui Whop Treasury, saldo yang tersimpan di akun kini tidak lagi pasif, melainkan dapat diputar melalui sistem vault milik Veda yang terhubung langsung ke market likuiditas Aave. Founder Aave, Stani Kulechov, menyebut kolaborasi ini sebagai pencapaian besar dalam memperluas adopsi Aave ke audiens yang lebih luas. Integrasi ini memberikan kemudahan bagi para developer dan pengusaha digital untuk meraih keuntungan tambahan dari modal mereka tanpa harus keluar dari platform utama Whop.

​Inovasi ini bertujuan memberikan nilai lebih bagi penjual produk digital dengan memanfaatkan efisiensi teknologi blockchain untuk distribusi nilai yang lebih transparan. Dengan menyatukan kenyamanan transaksi konvensional dan potensi profit dari market kripto, Whop memperkuat ekosistem ekonomi kreator yang lebih mandiri secara finansial. Kehadiran fitur ini sekaligus mempertegas tren integrasi aset dunia nyata ke dalam protokol DeFi yang semakin masif di tahun 2026.

Copiedbagikan