asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2341+0.0033 ( +1.43% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT79,206.0-527.84 ( -0.66% )
tether usd icondoge coin iconDOGEUSDT0.0892-0.00294 ( -3.19% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,477.9-46.63 ( -1.85% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT81.175+1.22 ( +1.53% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT98.17+1.74 ( +1.8% )
tether usd icontac protocol iconTACUSDT0.00254+0.00081 ( +46.82% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.04827-0.00412 ( -7.86% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4746-0.043 ( -2.83% )
Powered by
powered by triv
News

Gelombang Likuidasi Kripto Terbesar Sejak Desember 2024 Terjadi, Total Kerugian Capai $1,63 Miliar

User
September 23, 2025 | 05:44 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
September 23, 2025 | 05:44 WIB
Gelombang Likuidasi Kripto Terbesar Sejak Desember 2024 Terjadi, Total Kerugian Capai $1,63 Miliar

Pasar kripto mengalami gelombang likuidasi besar-besaran dengan total nilai $1,63 miliar, menjadikannya likuidasi terbesar sejak 9 Desember 2024. Informasi ini didukung oleh data dari CoinGlass, yang menunjukkan lonjakan signifikan dalam penutupan paksa posisi "long" dan "short" di berbagai bursa, dengan harga Bitcoin (BTC) mengalami volatilitas ekstrem. 

Grafik yang disertakan menampilkan periode dari Juli 2024 hingga September 2025, dengan garis kuning yang melacak pergerakan harga BTC, yang sempat mencapai puncak di atas $124.000 sebelum turun tajam. Posisi "long" (ditandai hijau) dan "short" (ditandai merah) menunjukkan gelombang penutupan paksa yang terjadi sepanjang periode, dengan puncak aktivitas likuidasi terbaru yang mencapai $1,63 miliar. Likuidasi ini mencerminkan tekanan pasar yang intens, dipicu oleh pergerakan harga yang cepat dan posisi leverage yang tinggi di kalangan trader. 

Menurut analisis awal, gelombang likuidasi ini kemungkinan dipicu oleh kombinasi faktor, termasuk aksi ambil untung setelah rally harga yang berkepanjangan dan koreksi pasar yang tiba-tiba. Data menunjukkan bahwa penutupan paksa "long" mendominasi pada periode tertentu, menunjukkan bahwa banyak trader yang bertaruh pada kenaikan harga terpaksa menutup posisi mereka akibat penurunan mendadak. 

Gelombang likuidasi ini menyoroti risiko tinggi dalam perdagangan leveraged di pasar kripto, terutama saat volatilitas meningkat. Para analis memprediksi bahwa peristiwa ini dapat memengaruhi sentimen pasar dalam jangka pendek, dengan potensi koreksi lebih lanjut atau rebound tergantung pada respons institusi dan arus modal.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

The Fed Pertahankan Suku Bunga di 3,50% - 3,75%
Breaking News
July 30, 2026 | 01:05 WIB
Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Yordania
News - Breaking News
July 29, 2026 | 05:44 WIB