asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.7107+0.0114 ( +1.63% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT83,006.0+472.09 ( +0.57% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,508.03+19.93 ( +0.8% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT85.632+1.44 ( +1.71% )
tether usd iconlumia iconLUMIAUSDT0.1056+0.0248 ( +30.69% )
tether usd icontreasure iconMAGICUSDT0.099-0.0184 ( -15.67% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT110.35+1.17 ( +1.07% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.1166+0.0529 ( +4.97% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4044+0.0108 ( +0.78% )
Powered by
powered by triv
News

Glassnode Ingatkan 6,26 Juta BTC Ada di Dompet yang Kunci Publiknya Terekspos

User
October 10, 2026 | 13:55 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
October 10, 2026 | 13:55 WIB
Glassnode Ingatkan 6,26 Juta BTC Ada di Dompet yang Kunci Publiknya Terekspos

Sekitar 6,26 juta Bitcoin (BTC) atau 31,2% dari total pasokan berada di alamat yang kunci publiknya telah terekspos, sehingga berpotensi menghadapi ancaman komputer kuantum di masa depan. Temuan ini diungkapkan salah satu pendiri Glassnode, Rafael.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan awal 2021, ketika proporsi Bitcoin dengan kunci publik terekspos masih sekitar 24,8%.

Dari total 6,26 juta BTC, sekitar 4,33 juta BTC terekspos akibat penggunaan ulang alamat dompet. Sementara itu, 1,94 juta BTC lainnya memiliki kunci publik yang langsung terlihat melalui jenis transaksi seperti Pay-to-Public-Key (P2PK) dan Taproot.

Risiko serupa juga ditemukan pada aset milik bursa kripto. Sekitar 1,79 juta BTC atau 57% dari total Bitcoin yang teridentifikasi berada di bursa memiliki kunci publik terekspos, naik dari 55% pada Mei 2026.

Secara teori, komputer kuantum yang cukup canggih berpotensi memanfaatkan kunci publik untuk menghitung kunci privat Bitcoin. Namun, teknologi komputer kuantum saat ini belum terbukti mampu melakukan serangan tersebut terhadap sistem kriptografi Bitcoin dalam praktik nyata.

Rafael menegaskan bahwa data tersebut hanya menunjukkan tingkat keterbukaan kunci publik berdasarkan aktivitas blockchain, bukan berarti Bitcoin tersebut telah diretas atau tidak aman. Temuan ini juga bukan penilaian terhadap keamanan bursa maupun perusahaan kustodian kripto.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB