


Industri kripto diprediksi akan mendapatkan dorongan struktural masif seiring dimulainya fenomena transfer kekayaan dari generasi Baby Boomers ke generasi muda (14/04). Riset terbaru dari Grayscale Investments mengungkapkan bahwa generasi Baby Boomers dan Silent Generation saat ini menguasai kekayaan sekitar $110 triliun. Perpindahan aset ini diyakini akan mengubah peta kekuatan di market karena perbedaan preferensi investasi yang kontras antar generasi.
Kepala Riset Grayscale, Zach Pandl, menjelaskan bahwa investor muda memiliki kecenderungan yang jauh lebih tinggi terhadap aset digital. Berdasarkan survei State of Crypto dari Coinbase, sebanyak 45% investor Milenial dan Gen Z sudah memiliki kripto, sementara di kalangan Baby Boomers angkanya hanya 18%. Bahkan, data Pew Research menunjukkan hanya 8% warga Amerika berusia di atas 50 tahun yang pernah menyentuh aset kripto, menandakan adanya ruang pertumbuhan yang sangat besar saat modal berpindah tangan.
Grayscale memproyeksikan jika hanya 2% dari total warisan $110 triliun tersebut dialokasikan ke aset kripto, maka akan ada aliran dana baru sebesar $2,2 triliun yang masuk ke ekosistem kripto. Fenomena ini dianggap sebagai tailwinds atau katalis positif jangka panjang bagi valuasi aset kripto. Seiring beralihnya kontrol finansial ke generasi yang lebih melek teknologi, portofolio investasi global di masa depan diprediksi akan mengalihkan porsi aset tradisional ke instrumen berbasis blockchain secara signifikan.