Presiden AS Donald Trump menanggapi sinyal Ketua Federal Reserve Kevin Warsh yang membuka peluang kenaikan suku bunga dengan mengatakan dirinya tetap menghormati keputusan Warsh, meski menilai tingkat bunga AS saat ini terlalu tinggi.
“Saya sangat menghormatinya dan dia akan melakukan apa yang harus dilakukan,” kata Trump ketika ditanya mengenai kemungkinan Warsh menaikkan suku bunga. Trump kemudian kembali menegaskan pandangannya bahwa suku bunga AS seharusnya lebih rendah.
Pernyataan tersebut muncul setelah Warsh menyampaikan sikap hawkish dalam pidatonya di Jackson Hole. Warsh menilai inflasi masih terlalu tinggi dan membuka peluang The Fed kembali menaikkan suku bunga apabila inflasi tidak bergerak menuju target 2% dengan cukup cepat.
Pasar kini semakin memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed September. Barclays bahkan memperkirakan The Fed dapat menaikkan bunga sebesar 25 basis poin pada September dan kembali melakukan kenaikan serupa pada Desember.


.png)
