Hunter Biden menuding dua market maker yang disewanya sebagai penyebab utama anjloknya memecoin LAPTOP di jaringan Base Coinbase, berdasarkan laporan riset dari lembaga Groom Lake. Token yang meluncur pada 9 September lalu itu sempat mencuri perhatian lewat lonjakan harga ekstrem dari $0,05 ke $316,75 dalam waktu kurang dari dua menit, sebelum akhirnya ambruk hingga 98% akibat pool awal yang terlalu tipis dan aksi cabut likuiditas secara mendadak.
Sebagai project owner, Biden mengeklaim pihaknya sengaja menggandeng market maker profesional untuk menjaga stabilitas harga dan mengawal likuiditas pasar. Namun, salah satu market maker justru menarik dana persis setelah harga menyentuh ATH, yang membuat ketersediaan likuiditas di pasaran langsung kosong. Ironisnya, di tengah kerugian investor ritel yang telanjur masuk di harga tinggi, posisi perdagangan market maker pertama justru mencatatkan profit $685.873 dan market maker kedua meraup keuntungan hingga $2,18 juta.
Menanggapi insiden ini, Biden menegaskan bahwa core team dan para founder sama sekali tidak pernah menjual kepemilikan token mereka. Untuk memulihkan kepercayaan komunitas, tim berencana melakukan burn pada sebagian besar sisa airdrop yang tidak diklaim pekan depan, sementara alokasi 300 juta token pendiri dikunci melalui skema vesting bertahap selama enam bulan ke depan.



