Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis, 5 November 2026, lalu kembali menembus level 5.000. Penguatan terjadi di tengah membaiknya sentimen pasar global setelah bursa Wall Street melonjak dan harga minyak terkoreksi.
Berdasarkan tangkapan layar data perdagangan yang diterima, IHSG dibuka di posisi 4.998,34 sebelum naik ke 5.054,94. Pada posisi tersebut, indeks menguat 135,17 poin atau 2,75% dibandingkan penutupan sebelumnya.
IHSG sempat menyentuh level tertinggi 5.059,58 dan terendah 4.995,46. Nilai transaksi di seluruh pasar tercatat sekitar Rp740,43 miliar dengan frekuensi 73.420 kali transaksi.
Sebelum perdagangan dibuka, penguatan Wall Street, penurunan harga minyak, dan pelemahan dolar AS disebut sebagai sentimen positif bagi pasar saham Indonesia. Meski demikian, belum ada penjelasan yang memastikan seberapa besar masing-masing faktor mendorong kenaikan IHSG pagi ini.
Investor juga mencermati rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III 2026 yang dijadwalkan pada 5 November, serta perkembangan evaluasi MSCI terhadap pasar saham Indonesia.


.png)
