


​BlackRock kembali mengajukan dokumen pendaftaran ke SEC untuk produk terbarunya, iShares Bitcoin Premium Income ETF. Dokumen yang dipublikasikan pada Senin (26/1) ini mengungkap rencana BlackRock untuk menawarkan produk investasi Bitcoin dengan profil risiko yang lebih terukur.
​Produk ini dirancang menggunakan mekanisme covered call strategy. Secara teknis, strategi ini bekerja dengan cara pengelola dana memegang long position pada iShares Bitcoin Trust (IBIT), sembari secara bersamaan melakukan penjualan call options atas aset tersebut. Dari aktivitas ini, dana akan menerima pembayaran tunai di muka yang disebut sebagai premium.
​Mekanisme ini menawarkan trade-off yang jelas bagi investor. Keuntungan utamanya, premium yang dikumpulkan berfungsi sebagai sumber income rutin dan buffer untuk meminimalisir kerugian saat harga sedang turun. Namun sebagai konsekuensinya, upside potential menjadi lebih terbatas. Jika harga Bitcoin melonjak drastis, profit dari ETF ini tidak akan setinggi memegang Bitcoin secara langsung, namun tetap memberikan yield yang stabil.