


Donald Trump kembali mengeluarkan peringatan melalui akun Truth Social bahwa peradaban Iran akan binasa malam ini dan tidak akan pernah kembali lagi. Trump menyatakan langkah ini diambil guna memicu perubahan rezim secara menyeluruh di Iran untuk mengakhiri kekuasaan yang telah berlangsung selama 47 tahun.
Pernyataan ini muncul menyusul laporan dari Wall Street Journal bahwa militer Amerika Serikat telah melancarkan serangan udara terhadap lebih dari 50 target militer di Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama Iran.
​Trump mengonfirmasi bahwa militer Amerika Serikat saat ini tengah bersiap melakukan serangan skala berat jika negosiasi tetap buntu hingga batas waktu tersebut berakhir. Namun, ia menyebut bahwa tenggat waktu masih bisa berubah jika terdapat kemajuan dalam upaya diplomasi yang berlangsung hari ini.
​Menanggapi ancaman tersebut, pemerintah Iran dilaporkan telah memutus seluruh komunikasi diplomatik langsung dengan Amerika Serikat. Pejabat Amerika Serikat menilai langkah Iran ini sebagai sinyal perlawanan terhadap ultimatum yang diberikan oleh Trump.