asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconbedrock iconBRUSDT0.62003+0.40192 ( +184.27% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT76,442.0+611.95 ( +0.81% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,435.95+33.3 ( +1.39% )
tether usd iconheima iconHEIUSDT0.1249+0.0127 ( +11.32% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT79.334+1.79 ( +2.31% )
tether usd iconlisk iconLSKUSDT0.5076+0.0071 ( +1.42% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT99.95+2.71 ( +2.79% )
tether usd iconsynapse iconSYNUSDT0.19411+0.08755 ( +82.16% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3031+0.0051 ( +0.39% )
Powered by
powered by triv
News

Kevin Warsh Sebut Kenaikan Suku Bunga Tindakan Tepat untuk Kendalikan Inflasi

User
September 17, 2026 | 02:02 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
September 17, 2026 | 02:02 WIB
Kevin Warsh Sebut Kenaikan Suku Bunga Tindakan Tepat untuk Kendalikan Inflasi

Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menegaskan bahwa keputusan FOMC menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75% hingga 4,00% merupakan tindakan tepat demi mengendalikan laju inflasi. Langkah pengetatan moneter lanjutan tersebut diambil bank sentral Amerika Serikat, Rabu (16/9) waktu setempat, seiring dengan data perekonomian domestik yang justru memperlihatkan tren penguatan solid.

​Dalam pidatonya usai pengumuman tersebut, Warsh menyebut penyesuaian bunga acuan ini sebagai keputusan yang matang dan rasional guna mengurangi stimulus moneter yang masih tersisa di pasar. Ia memaparkan bahwa data selama tujuh pekan terakhir menunjukkan tren inflasi belum memenuhi syarat penurunan menuju target 2% secara tepat waktu kendati The Fed sudah bersiap mengambil tindakan sejak Juli lalu, dengan terlalu banyak kategori barang yang masih naik di atas 3% sehingga kondisi pasar keuangan dinilai belum sepenuhnya ketat.

​Kekuatan fundamental ekonomi AS saat ini dinilai memberi ruang aman bagi bank sentral untuk memprioritaskan stabilitas harga, di mana masyarakat berpenghasilan rendah dipandang sebagai pihak yang paling diuntungkan dari stabilitas tersebut. Kendati menolak berkomentar terkait diskusinya dengan pihak presiden maupun berspekulasi mengenai arah suku bunga berikutnya, Warsh menekankan bahwa kebijakan moneter The Fed akan terus mengacu pada tren ekonomi secara menyeluruh ketimbang bereaksi terhadap satu indikator data saja.

​Ketahanan pasar tenaga kerja juga menjadi fondasi penting bagi arah kebijakan ini. Tingkat pengangguran tercatat bertahan rendah, disertai bertambahnya lowongan kerja baru serta meningkatnya rata-rata jam kerja mingguan, memberikan pijakan yang kokoh bagi bank sentral untuk terus mengawal stabilitas ekonomi secara berkelanjutan.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan