asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.725-0.014 ( -1.89% )
tether usd iconaurora iconAURORAUSDT0.09844+0.05511 ( +127.19% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT86,310.3+341.3 ( +0.4% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,745.85-3.33 ( -0.12% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT96.148+3.31 ( +3.56% )
tether usd iconmubarak iconMUBARAKUSDT0.08131+0.03745 ( +85.39% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.0000049-0.00000008 ( -1.61% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT117.79+0.27 ( +0.23% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.0059+0.0035 ( +0.35% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

Konsisten Larang Bitcoin, Rusia Tawarkan Alternatif Rubel Digital Milik Bank Sentral

User
September 23, 2026 | 00:33 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
September 23, 2026 | 00:33 WIB
Konsisten Larang Bitcoin, Rusia Tawarkan Alternatif Rubel Digital Milik Bank Sentral

Pemerintah Rusia terus memperketat larangan penggunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran domestik sembari menawarkan alternatif berupa mata uang digital bank sentral (Central Bank Digital Currency/CBDC) miliknya sendiri. Melansir laporan kantor berita TASS pada Selasa (22/9), Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin menegaskan bahwa Rubel Digital telah resmi beroperasi dan dapat digunakan secara aktif untuk transaksi publik sejak 1 September guna membangun infrastruktur pembayaran yang cepat dan independen.

​Langkah ini sejalan dengan regulasi sirkulasi aset keuangan digital yang diteken oleh Presiden Vladimir Putin pada Agustus lalu. Regulasi ketat tersebut membatasi ruang gerak investor ritel dalam memperdagangkan aset kripto likuid maksimal 300.000 rubel ($3.556) per tahun, serta mewajibkan seluruh platform bursa kripto mengantongi izin resmi pemerintah. Kebijakan ini mempertegas status pembayaran kripto yang telah dinyatakan ilegal di Rusia sejak 2022.

​Meskipun aktivitas transaksi domestik dibatasi ketat, Moskow menerapkan standar ganda demi kepentingan geopolitik. Pemerintah Rusia tetap mengizinkan penggunaan Bitcoin khusus bagi perusahaan korporasi dalam memproses transaksi perdagangan internasional guna menghindari sanksi ekonomi Barat. Sementara untuk pasar domestik, Bank Sentral Rusia memilih arsitektur CBDC berbasis hybrid ledger yang memungkinkan negara memantau dan mengontrol arus keuangan warganya secara penuh.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB